Gerakan Lantai Rumah Sehat (GLRS) Desa Sedahkidul

Gerakan Plesterisasi Pemerintah Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro terus berlanjut. Anggaran Dana Desa tahun 2016 yang dialokasikan mencapai 600 juta. Sasaran yang dituju 125 rumah dengan bantuan berupa lantai cor dan pondasi batu kumbung.

Sejak dimusyawarahkan pada akhir Juli 2016 lalu, Gerakan Lantai Rumah Sehat (GLRS) ini menjadi tema pembicaraan hangat bagi warga Sedahkidul. Di warung kopi, depan rumah, sawah, ladang, tebang tebu, mereka tak bosan membahas bantuan cor dan kumbung. Bahasan ini juga menjalar ke desa tetangga. Mereka juga berharap mendapat bantuan seperti warga sedahkidul.

“Bukan bantuan. Ini adalah Gerakan Lantai Rumah Sehat. Sasarannya, ‘omah balai’ (rumah depan yang digunakan sebagai ruang tamu-red) warga sedahkidul yang belum ada pondasi dan masih berlantai tanah,” kata M Choirul Huda, Kepala Desa Sedahkidul di kantornya, Jum’at (5/8).

Menurut Huda, Program ini mendukung Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Salah satu indikator desa sehat, terdapat poin lantai sehat. Sehingga ia berharap pada tahun 2016 ini, semua rumah di sedahkidul sudah memiliki lantai sehat.

Inilah 8 Indikator Desa Sehat, diantaranya :

1. Open Defecation Free (ODF)
2. Sanitasi non ODF
3. Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Balita
4. Balita Kurang Gizi
5. Lantai Rumah Sehat
6. Lingkungan Sehat
7. Kepesertaan JKN
8.Kepesertaan KB

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Desa Sedahkidul Pujianto menerangkan bahwa daftar warga penerima cor dan kumbung sudah dibuat. GLRS sudah mulai dilaksanakan.

“Per Juli kemarin, material kumbung dan semen sudah mulai dikirim ke RT 7 dan 8. Di sana juga ada warga yang sudah memasang kumbung,” kata Pujianto.

Benar yang dikatakan Pujianto. Di RT 7, ada 2 rumah yang telah memasang pondasi GLRS ini.

“Kumbunge wes dipasang, ndang poto (Kumbungnya sudah dipasang, silahkan difoto-red),” kata Jiyah (62) Penerima GLRS warga RT 7 dengan wajah berseri kepada KIMSPot saat meninjau lokasi. (sedahkidul.desa.id)

Tulisan ini dipublikasikan di Warta Desa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *